One day, and probably soon, we need some recognition of what above all is lacking in our big cities; quiet and wide, expansive places for reflection. Places with high, glazed cloisters for rainy or sunny weather where no street-vendor’s cry or horse-drawn traffic noise can reach, and where good manners would prohibit even priests from praying aloud -buildings and sites that would altogether give expression to the sublimity of thoughtfulness and of stepping aside (….) We wish to see ourselves translated into stone and plants, we want to take walks in ourselves when we stroll around these buildings and gardens. …


Sangat disayangkan aku mengenal Nietzsche di tahun terakhir kuliah. Kalau seandainya ada orang bertanya apa hal yang paling aku sesalkan di kuliah adalah aku tidak mengenal ia lebih awal. Tapi tidak masalah, kalau kata Nietzsche, “Amor fati.” Cintailah takdir dan masa lalumu, jangan ada penyesalan sama sekali and let us move forward. Mungkin ini adalah skenario semesta untuk membuat awal dari masa post graduate-ku lebih fresh sehingga ungkapan fresh graduate nyata termanifestasi tidak sekedar ungkapan. Ahahaha. Dari sekian filsuf yang kuketahui dari zaman Yunani kuno hingga modern aku menomorsatukan Nietzsche sebagai representasi the real philosopher. …


Kemarin aku menjalani kegiatan operasi di ruang OK Onkologi. Prosedurnya pengangkatan payudara berupa modified radical mastectomy. Pengangkatan payudara radikal harusnya diangkat hingga otot yang mendasari payudara yaitu otot pektoralis minor dan mayor. Namun pada modifikasinya tidak perlu diangkat karena dalam penelitian otot tersebut tidak terlibat dalam sebagian metastasis payudara. Operasi berjalan sekitar 5 jam, dari jam 8 hingga jam 1 siang. Sebenarnya mahasiswa koas tidak tahu jadwal operasi tiap harinya, jadi di hari H tersebut aku bersama dengan Kak Farrel terlebih dahulu ke URJT (unit rawat jalan terpadu) Onkologi. Di situ bertemu dr.Sinta PPDS Onko yang berjaga. Beliau bilang hari ini jam 8 Onko ada operasi. Ia bilang langsung saja ke sana menghubungi dr.Arga dan dr.Oyon. …


Kemarin abis jadi narasumber Medforce FKUI nemenin Iskandar buat ngasih informasi seputar GMICA (olimpiade anatomi) ke adik tingkat. Aku awalnya nolak karena mager banget ngisi begituan. Cuma Iskandar mengajakku bilang dia malu-malu kalau sendiri dan aku diajak seengganya buat meramaikan karena dia canggung kalau sendiri. Akhirnya aku join via Zoom karena kebetulan aku juga lagi kosong. Itung-itung sharing ngasih pengalaman olim ke anak-anak FKUI. Sehabis acara, panitia bernama Nabila Medforce meminta nama panjangku dan sekiranya mau memberikan no rekeningku juga. Aku bilang ke Nabila sebagai panitia kalau pemberian dananya tidak perlu, namun untuk sertifikat aku tetap terima. …


Barusan di URJT (unit rawat jalan terpadu) Uro RSCM cape banget. Pulang-pulang mandi, beres2, langsung tepar. Sempet sambil telponan sama Sani bangun2 masih nyala. Dia bilang mau matiin dulu soalnya Kak Risna nelpon. Sore-sore bar bar (baru bangun tidur), langsung cuci muka, terus baca bentar doang soalnya sore mesti Rapid Test buat syarat besok kereta. Emang effort banget sih, cuma mending lah dibanding naik travel, pusing doang yang ada 3 jam gak ngapa-ngapain. Palingan tidur doang terus bangun-bangun sakit kepala. Hadeuhh gak deh. Di kereta vibesnya asik, itung-itung ngilangin penat cuma di Kosan-RSCM pp doang.

Aku tau sih kenapa tepar banget tadi siang. Di poli gabut banget, PF(pemeriksaan fisik) sekali doang, anamnesis empat pasien ya tapi gitu ngedampingin Ppds. Berdiri terus berjam-jam itu yg bikin capek. Lumayan sih td ketemu pasien bocil, diagnosisnya neurogenic bladder gabisa pipis normal pasti tiap pipis ada sisanya di bladder, sampe-sampe bikin hidronefrosis. Hidronefrosis itu perbesaran ginjal gara2 air kencing gabisa keluar terus neken ginjal. Hidronefrosis bahayanya bisa bikin komplikasi gagal ginjal. Nah makanya diwajibin sama dokter ppdsnya masang kateter. Cuma menariknya si anak gamau karena pernah dipasang terus sakit banget dan bikin sumpek. Bapaknya jelasin ini itu kenapa anaknya gamau. Anehnya malah dokternya asik anamnesis sama bapaknya, bukan sama anaknya, jdnya tetep anaknya pas diminta bapaknya tetep gamau. Jadinya dokter rencana ngecek urodinamik aja, eh tp pas tatalaksana urodinamik juga masukin selang yg lebih kecil ke dlm titit dan anaknya tetep gamau. …


Sore ini aku sengaja kosongkan semua kegiatan, aku cuma ingin diam di loteng sambil mencoba mendengar dari sini apakah suara demo UU Omnibus Law oleh para ormas terdengar seperti kemarin. Di waktu yang sama Sani tiba-tiba nge-WA bertanya apakah aku kosong. Aku jawab kosong dan akhirnya kita video call-an. Pas video call dia bilang padaku tumben gabut di loteng. Aku iseng jawab bahwa di abad 21 bakal banyak spesies yang punah. Salah satunya manusia santuy. Hahaha. Aku bilang begitu karena aku sendiri merasa sungguh yang aku lihat akhir-akhir ini semua berpikir ke depan tanpa pandang bulu membahas skenario sama sekali terhadap perjuangan apapun, termasuk perjuangan pada keadilan sosial. …


Disclaimer: This article is actually created for my topic presentation. So maybe the structure of this writing is a little bit different than my usual writing.

Image for post
Image for post
The four biggest tech companies

The picture above explains so much about what I am going to talk about. I am going to talk about The Rise of Insignificant Class. I don’t want to explain what it means, so you have to conclude it by yourself. Imagine when you were a child, someone asked you what do you want to be when you grow up? And you said that you want to be a doctor. So, the time goes by, you became a teenager studying at high school and decided to went into the most prestigious university in your country. …


Image for post
Image for post
The Myth of The Prometheus

Disclaimer: This article is actually created for my topic presentation. So, maybe the structure of this writing is a little bit different than my usual writing.

People think knowledge is equal to science. Or some people might think that science is the only way of acquiring knowledge. Today, I want to break myths related to those notions. I want to give the insight to make clear what a knowledge means. We gain so many kinds of knowledge every day, but some students think that we gain knowledge just from the university.

You may think the way we acquire knowledge is the same as the way we open the door, so we need a key to open it. Key is the way we gain a piece of knowledge. There are many keys that actually exist in this world in order to acquire knowledge. We can use science, religion, reasoning, and tradition. I’ll explain it one by one. What is the difference between science and knowledge? Science in Indonesia is ilmu pengetahuan, if knowledge in Indonesia is pengetahuan. The science, kind of knowledge that we acquire at university, is actually a little pool on the huge knowledge pool. There is another pool like the knowledge we gain through reasoning, religion, or even mythology. …


It was the first day I went to high school. My teacher who taught us on the first day was very happy to see all of the students participated in the class. Her name was Yuyun, we called her Bu Yuyun. This day we were going to the introductory session. We had been asked what do we want to be when we grow up. Someone answered want to be a doctor, musician, and etc. It was my turn that I said later I will go to Massachusetts Institute of Technology and become great the engineer and renowned inventor. Bu Yuyun smiled on me, at the same time she was wondering why the first time high school student could know this university. Not only knowing it, but he also declared with great confidence that he will be there someday. …


Tulisan ini dimulai dari sinis yang dilontarkan Ayah terhadap saya setelah pulang mengabdi di GUIM (Gerakan UI Mengajar) untuk menjadi guru di sana. Bunda sangat antusias ketika mendengarkan cerita lika-liku perjalanan GUIM mulai dari tinggal di keluarga petani yang hangat serta proses mengajar kelas 6 yang bukan main penuh dengan kisah-kisah menghibur dan juga haru hingga berada di sekeliling anak beragam fakultas di titik Kwarakan Temanggung, maka iapun juga memasukan topik pembicaraan ini ke dalam obrolan keluarga, kemudian di tengah obrolan santai keluarga tiba-tiba muncul ungkapan dari Ayah saya, “Kamu mau jadi dokter atau jadi guru?” …

About

Dzulkarnaen A Aziz

Remain faithful to the earth with the power of your virtue. Thus spoke Zarathustra. Universitas Indonesia, Medical Doctor.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store